Rabu, 18 Januari 2012
terlihat naif, ketika ku berkata cinta itu merubah titik hidupku, ketitik-titik yang lain, tapi this is reality. perasaan ini membodohkan logika berpikirku, layaknya aku berlutut dengan cinta, atau apalah namanya, cuma mengikuti perkataan universal, yang mengidentikan perasaan aneh ini dengan kata itu (cinta). Melihat dirimu, khususnya titik tengah bola matamu, memberi aku kekuatan untuk, menarik busur panah, atau amunisi, seperti amunisi pada senjata api AK-47, ataupun shootgun penembak hewan bertubuh besar (gajah), sedikit basa-basi biar tak terlalu monoton, mengikuti para pemuja cinta, yang tak mengerti hakekat cinta itu sendiri. Mungkin otakku dipenuhi dramatisasi layaknya sinetron di media pertelevisian, namun ini memang membiusku, mengapa aku harus bertekuk lutut dengan halusinasi ini, padahal logikaku masih bersembunyi di bagian kiri otakku, sejak itu, benar aku tak mampu mengimbangi emosi yang menurunkan ranking logika ku di tahta tertinggi, whats??? yes, ini seperti sandiwara aku menjadi raja dan kau ialah ratu. membosankan jika mereka melihat sandiwara ini, yaitu aku dan kau, mereka melihat hal yang sama, dengan hari-hari yang kita alami, mungkin ini jebakan atau memang ini benar perasaan cinta, hari-hariku tak berarti, selain dengan kau, kau ratu diatas logikaku, kau monster penyayatku, kau penghianat tapi kau kumaafkan, dan kau, kau, kau, pikiranku sedikit kacau dengan kata-kata utopis KAU.. sedikit ku protes KAU yang tak lebih dari................(DAMN)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar